Kabar Gemerlap - Serangan drone terhadap Bandara Internasional King Fahd di Dammam, Arab Saudi, pada Kamis (22/10/2026) menewaskan satu orang dan melukai delapan lainnya. Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi mengonfirmasi kerusakan material di bandara, meski penyebab dan skala kerusakan masih dalam investigasi.
Insiden ini terjadi bersamaan dengan upaya pertahanan udara Arab Saudi mencegat empat drone lain di Provinsi Timur. Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman, Brigadir Jenderal Turki al-Malki, menyatakan keempat drone berhasil dihancurkan.
Analisis menunjukkan bahwa serangan ini bukan kejadian isolasi. Serangan ke bandara terjadi di tengah situasi keamanan yang masih rentan, terutama setelah keterlibatan Arab Saudi dalam koalisi militer di Yaman.
Kementerian Energi Arab Saudi sebelumnya mengonfirmasi insiden serupa di ladang minyak Shaybah, di mana puing drone setelah intersepsi menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya. Hal ini menggarisbawahi risiko yang tetap ada meski drone berhasil diintersepsi.
Investigasi terus berlangsung untuk menentukan sumber dan motif serangan. Hingga kini, belum ada pihak yang mengklaim tanggung jawab atas serangan ke Bandara King Fahd.