Artis peran Kawai Labiba mengungkap tantangan besar yang ia hadapi saat memerankan karakter Putri dalam film Putri Jangan Gentayangan Lagi. Ia menyebut bahwa peran ini merupakan debut akting pertamanya di layar lebar, membuatnya merasa sangat terbebani untuk memberikan kinerja terbaik.
Film yang diproduksi oleh MVP Pictures ini mengadaptasi kisah nyata dari sosok Putri yang muncul dalam kanal YouTube Lentera Malam. Kawai dipercaya memerankan karakter arwah Putri, sebuah peran yang menuntut ketelitian dan kedalaman emosional.
"Jujur ini merupakan pengalaman yang luar biasa juga ya bisa bergabung di project film Putri Jangan Gentayangan Lagi, karena sebenarnya ini pertama kalinya aku juga berperan sebagai arwah sih," ujar Kawai Labiba saat ditemui di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan bahwa proses akting untuk karakter arwah ini jauh berbeda dari pengalaman sebelumnya.
Salah satu tantangan terbesar yang ia alami adalah prosedur rias wajah yang rumit, khususnya penggunaan kontak lensa berwarna putih. Lensa tersebut dirancang untuk menciptakan kesan misterius dan tak bernyawa, namun justru menimbulkan kesulitan bagi Kawai dalam aktivitas sehari-hari.
Kontak lensa putih yang digunakan membuatnya kesulitan melihat dengan jelas. Ia bahkan sempat lupa arah dan kehilangan orientasi akibat gangguan penglihatan yang disebabkan oleh lensa tersebut.
"Fun fact juga, ketika menjadi Putri, mungkin aku bisa bilang 60 persen syuting itu aku pakai kontak lens putih. Jadi aku kayak sempat lupa gitu. Aku enggak bisa ngelihat apa-apa," jelasnya. Ia mengungkap bahwa proses ini bukan hanya soal fisik, tetapi juga mental, karena harus beradaptasi dengan kondisi penglihatan terbatas selama sesi syuting.
Untuk memahami karakter Putri secara mendalam, Kawai melakukan konsultasi langsung dengan Mak Eli, sang ibunda dari almarhum Putri. Diskusi tersebut memberinya wawasan penting tentang kepribadian, kebiasaan, dan latar belakang hidup Putri sebelum meninggal dunia.
Namun di balik proses persiapan yang intensif, Kawai mengaku sempat merasa cemas dan gugup. Ia takut perannya tidak diterima oleh keluarga almarhum Putri, terutama karena film ini mengangkat kisah nyata yang sangat sensitif.
"Aku deg-degan banget kira-kira Mak Eli bersedia enggak ya kalau misalnya anaknya, almarhumah Putri, itu aku yang peranin gitu," tutur Kawai. Ia menyadari bahwa setiap gerak tubuh dan ekspresi harus dibuat dengan penuh rasa hormat agar tidak menyinggung perasaan keluarga mendiang.
Putri Jangan Gentayangan Lagi juga dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama seperti Kinaryosih, Fadi Alaydrus, Denisha Wahyuni, Matacha Parengkuan, dan Bintang Agara. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 5 November 2026.