LambeTurahNews - Dr Tirta Mandira Hudhi mengkritik warganet yang menilai aksi unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat sipil sebagai gangguan. Menurutnya, keberadaan media sosial saat ini adalah hasil dari perjuangan demonstrasi pada tahun 1998.

"Ngapain sih demo mengganggu orang? Hei Mas Mbak asal kamu tahu kemerdekaan berpendapat di medsos sekarang, bisa bebas berekspresi itu karena efek dari perjuangan demonstrasi 1998," ujar Tirta.

Menurutnya tanpa aksi besar-besaran pada tahun tersebut kebebasan bersuara publik saat ini tidak mungkin ada. Ia menegaskan, jika tak adanya demo masa itu maka warganet sekarang hanya bisa berpendapat dengan 'tahu guling'.

"Kalau 198-nya ga terjadi kamu pasti tahu gitu aja (tidak bebas berekspresi), tidak ada influencer, foto outfit di era ini sudah nggak mungkin. Berpendapat sedikit saja digulung," ujar Tirta.

Dr Tirta menegaskan bahwa demonstrasi adalah instrumen berbicara yang sah dan terjamin dalam negaranya republik. Ia meminta publik tidak bersikap jemawa sekaligus melupakan perjuangan masa lalu demi kebebasan berekspresi.