Ada kabar positif bagi komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Jawa Timur. Polda Jatim menggelar aksi sosial dengan membagikan 600 paket sembako kepada para driver ojol dalam kegiatan Jumat Berkah yang berlangsung di Lapangan Mapolda Jatim pada hari Jumat, 30 Oktober 2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, didampingi Wakapolda Jatim Kombes Pol Feri Handoko Soenarso serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim.

Ratusan pengemudi ojol hadir dan terlihat akrab berbaur bersama jajaran kepolisian, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan di tengah aktivitas rutin mereka.

Bukan sekadar memberikan bantuan, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai momen strategis untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya komunitas ojol yang aktif bergerak di berbagai wilayah.

Sebanyak 600 paket sembako disalurkan oleh Polda Jatim sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi dan kesejahteraan para pengemudi ojol yang setiap hari melayani masyarakat.

Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi tinggi kepada komunitas ojol, yang dinilai telah turut berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurut Irjen Pol Dekananto, para pengemudi ojol memiliki peran strategis karena mobilitas tinggi dan interaksi rutin dengan berbagai lapisan masyarakat di berbagai lokasi.

Komunikasi yang terjalin secara intensif diharapkan dapat menjadi saluran informasi penting bagi kepolisian dalam memantau situasi keamanan di berbagai wilayah.

"Terima kasih kepada rekan-rekan ojol yang selama ini turut berperan mewujudkan Kamtibmas yang kondusif dengan semangat Jogo Omah, Jogo Jawa Timur," ungkap Irjen Pol Dekananto.

Kegiatan Jumat Berkah ini tidak direncanakan sebagai kegiatan satu kali saja, melainkan akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat secara berkelanjutan.

Pembagian sembako akan dilakukan secara bergantian agar seluruh pengemudi ojol yang belum menerima bantuan tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkannya di kesempatan berikutnya.

"Pembagian bantuan nantinya dilakukan secara bergantian, sehingga rekan-rekan ojol yang belum menerima bantuan berkesempatan mendapatkannya pada kegiatan berikutnya," ujar Irjen Pol Dekananto.

Program ini dirancang sebagai bentuk kepedulian jangka panjang terhadap komunitas ojol, yang setiap hari menjalankan pekerjaan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari implementasi semangat Polisi Bersama Masyarakat serta program Jogo Omah yang berfokus pada kemitraan dengan warga.

Polda Jatim ingin menjadikan masyarakat, termasuk komunitas ojol, sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kolaborasi dan komunikasi terbuka.

Komunitas ojol dinilai memiliki posisi krusial karena mobilitas mereka mencakup berbagai area, mulai dari permukiman warga, pusat perbelanjaan, perkantoran hingga jalan-jalan utama.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan para pengemudi ojol, diharapkan dapat turut menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, serta responsif terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Selain memperkuat kerja sama dalam bidang keamanan, pembagian sembako juga merupakan bentuk dukungan konkret dari keluarga besar Polda Jatim untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari para pengemudi ojol.