Kabar Gemerlap - Penyanyi Bernadya membatalkan tampilannya di Palembang akibat kabut asap yang meluas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keputusan ini diambil oleh label rekamannya, Juni Records, setelah mengevaluasi dampak kesehatan terhadap masyarakat lokal.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui akun Instagram, Juni Records menyatakan bahwa Bernadya memilih untuk tidak tampil di acara SampoernaFest Palembang yang dijadwalkan pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kabut asap yang menghiasi kota Palembang menjadi alasan utama keputusan ini.
“Setelah mempertimbangkan berbagai hal, kami memutuskan untuk Bernadya tidak jadi tampil di Palembang pada besok hari, Sabtu, 24 Oktober 2026,” tulis Juni Records.
Bernadya, yang berasal dari Surabaya, menyampaikan rasa prihatin terhadap situasi yang sedang dihadapi oleh warga Palembang. Ia menilai bahwa melanjutkan pertunjukan di tengah krisis kualitas udara akan menjadi hal yang tidak tepat.
“Kami merasa kurang tepat untuk tetap melanjutkan pertunjukan musik/festival musik di saat saudara-saudara kita di Palembang sedang berjuang menghadapi krisis kualitas udara dan dampak kesehatan akibat kabut asap,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemarnya atas kekecewaan yang terjadi akibat pembatalan ini. Ia berterima kasih atas pengertian dari pihak penyelenggara dan para penggemar.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh fans, pendengar, dan pihak-pihak yang telah menantikan kehadiran Bernadya,” tuturnya.
Bernadya juga menyampaikan doa dan empati kepada masyarakat Palembang, berharap situasi kabut asap segera membaik. Ia berharap untuk bertemu kembali di kesempatan lain dalam kondisi yang lebih sehat.
“Doa dan empati kami sepenuhnya bersama warga Palembang. Semoga situasi segera membaik dan kualitas udara kembali pulih, agar kita dapat bertemu di lain kesempatan dalam kondisi yang jauh lebih baik dan sehat,” pungkasnya.
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sekitar Palembang telah menyebabkan kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat dan menghambat aktivitas ekonomi. Pemutusan jadwal konser Bernadya menjadi refleksi dari dampak lingkungan yang semakin mengkhawatirkan.