Kabar Gemerlap - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sedang mengalami transformasi radikal dalam persiapan Pemilu 2029. Dengan mengandalkan riset elektoral, teknologi administrasi, dan konsolidasi struktural, partai ini berusaha membangun mesin politik modern yang berbeda dari model tradisional.
Ketua Tim Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan strategi baru partai saat memimpin konsolidasi di Mamuju, Sulawesi Barat. Dalam wawancara eksklusif, Rio menegaskan bahwa Hanura kini mengabaikan metode politik berbasis intuisi dan beralih ke pendekatan ilmiah.
"Kita harus meninggalkan pola kerja yang hanya mengandalkan perkiraan. Hanura hari ini mengelola partainya dengan cara-cara modern, berdasarkan ilmu pengetahuan," kata Rio.
Analisis mendalam oleh tim investigasi Kabar Gemerlap menunjukkan bahwa pendekatan ini mencakup survei berkala di 26 provinsi, penggunaan aplikasi internal untuk memantau kesiapan organisasi, serta rencana pembentukan struktur hingga tingkat desa. Dari data yang dihimpun, 98% dari 68 kecamatan di Sulawesi Barat telah menyelesaikan proses administrasi.
Komitmen pada data elektoral tidak hanya berhenti pada survei. DPP Hanura juga mengembangkan logo baru berbentuk singa sebagai simbol transformasi partai. Simbol ini diharapkan merepresentasikan kekuatan dan kecepatan dalam tindakan politik.
"Kami bukan hanya menyusun kepengurusan, tapi mencari petarung di setiap dapil. Itu yang akan kami unggulkan pada pemilu yang akan datang," tambah Rio.
Investigasi lebih lanjut mengungkap bahwa DPP Hanura juga menyalurkan bantuan operasional untuk mendukung pembukaan rekening resmi dan pemasangan papan nama kantor partai. Langkah ini diharapkan memperkuat keterlibatan daerah dalam proses politik nasional.
Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Barat Andi Dody Hermawan menyatakan bahwa keterwakilan partai di DPRD provinsi dan kabupaten menjadi fondasi untuk memperluas dukungan. Saat ini, Hanura memiliki dua kursi di DPRD provinsi dan tujuh kursi di DPRD kabupaten.
Dengan menggabungkan konsolidasi organisasi, teknologi administrasi, dan rencana pemetaan pemilih berbasis riset, Hanura sedang mempersiapkan langkah strategis menghadapi Pemilu 2029. Partai tersebut menargetkan penguatan struktur hingga tingkat bawah sekaligus menyiapkan kader untuk bersaing di setiap daerah pemilihan.