JatimLambeTurah - Sebuah kejadian tak biasa mengguncang suasana Kantor Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Bukan warga yang datang untuk mengurus surat, melainkan seekor biawak berukuran sekitar satu meter yang tiba-tiba ditemukan bersembunyi di dalam lemari arsip kantor desa.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (29/10/2026) pagi. Keberadaan reptil besar itu pertama kali diketahui oleh seorang staf desa yang sedang berusaha mengambil dokumen dari ruang arsip.

Alih-alih menemukan berkas yang dicari, staf tersebut justru terkejut mendapati seekor biawak berukuran cukup besar sedang bersembunyi di dalam lemari. Reaksi spontan pun muncul saat ia menyadari kehadiran hewan tersebut.

Ketakutan langsung melanda staf desa, yang kemudian berteriak keras untuk menarik perhatian rekan kerja lainnya. Kepanikan mulai merebak karena adanya ancaman potensial dari hewan liar yang tidak biasa ditemui di area perkantoran.

Untuk menghindari risiko, pihak kantor desa segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi. Mereka meminta bantuan darurat untuk menangani situasi yang dianggap berpotensi membahayakan.

Laporan keberadaan biawak diterima melalui layanan call center Damkarmat sekitar pukul 10.10 WIB. Tim cepat merespons dengan menyiapkan peralatan evakuasi khusus dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Petugas Damkarmat tiba di Kantor Desa Genteng Wetan sekitar pukul 10.17 WIB. Tim kemudian melakukan penyisiran menyeluruh di ruang arsip, mencari posisi biawak yang bersembunyi di antara lemari dan tumpukan dokumen.

"Begitu menerima laporan adanya biawak di ruang arsip Kantor Desa Genteng Wetan, anggota langsung menyiapkan peralatan dan berangkat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi," ujar Sutikno dilansir dari bwi24jam, Jumat (30/10/2026).

Penggunaan alat khusus memungkinkan petugas untuk mendeteksi gerakan dan posisi hewan tanpa mengganggu lingkungan secara langsung. Dengan hati-hati, mereka berhasil menemukan biawak yang bersembunyi di sudut ruang arsip.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 10.19 WIB. Petugas menggunakan penjepit dan senter untuk memastikan hewan tidak melarikan diri atau menyerang saat dievakuasi.

"Setelah dilakukan pencarian, biawak berhasil ditemukan dan dievakuasi petugas. Penanganannya berjalan lancar," imbuhnya. Proses ini berlangsung sangat cepat, hanya memakan waktu lima menit, dan selesai tepat pada pukul 10.24 WIB.

Tim Damkarmat Sektor Genteng juga didukung oleh Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) serta staf dari Kecamatan Genteng dalam operasi ini. Kerja sama lintas instansi mempercepat penanganan situasi.

Setelah berhasil dievakuasi, biawak tersebut dibawa ke Pos Sektor Damkarmat Genteng untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Di sana, hewan akan dipantau dan dipastikan tidak membahayakan masyarakat.

Sutikno mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menangani satwa liar yang masuk ke lingkungan rumah atau perkantoran secara sembarangan. Ia menekankan pentingnya menjaga jarak dan segera melapor ke petugas terlatih.

Sebagai informasi, tugas Damkarmat tidak hanya terbatas pada penanggulangan kebakaran. Petugas juga melayani berbagai operasi penyelamatan nonkebakaran, termasuk evakuasi satwa liar yang masuk ke area perkotaan atau perkantoran.