Melaney Ricardo terlibat dalam kontroversi yang melibatkan Sahrul Gunawan dan Kiky Saputri setelah dirinya dikabarkan menjadi sumber bocoran curhatan pribadi Sahrul kepada Kiky. Tudingan tersebut muncul setelah nama Melaney disebut dalam program talkshow Pagi Pagi Ambyar TransTV, yang menempatkannya dalam posisi yang merugikan secara publik.

Melaney merasa kesal dan keberatan dengan julukan yang diberikan padanya dalam acara tersebut. Ia menyatakan bahwa label tersebut dapat merusak reputasi profesional yang telah dibangunnya selama bertahun-tahun di dunia hiburan.

Sebagai figur publik, Melaney mengakui bahwa program televisi memang perlu menarik perhatian penonton untuk mendapatkan rating tinggi. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak boleh dilakukan dengan cara merusak nama baik orang lain secara tidak adil.

""“It's hurtful ya. Guys, gue tahu kalian mencari rating. Tapi please, jangan gara-gara rating kalian rusak nama baik orang. Saya membangun nama baik bertahun-tahun loh,"", ujarnya dengan nada kekecewaan yang terasa dalam setiap kata yang diucapkan.

Melaney dengan tegas membantah tuduhan bahwa dirinya pernah membocorkan rahasia pribadi Sahrul Gunawan. Ia menegaskan bahwa tidak pernah ada niat atau tindakan yang melanggar kepercayaan tersebut.

Selain mengkritik program televisi yang menempatkannya dalam posisi negatif, Melaney juga secara khusus menyentil Sahrul Gunawan. Ia merasa tidak terima ketika aktor tersebut seolah-olah menyalahkan dirinya atas penyebaran curhatan pribadi.

Melaney bahkan meminta Sahrul untuk menghubunginya langsung guna membahas masalah ini secara personal. Ia menegaskan bahwa masih menyimpan pesan pribadi yang pernah dikirimkan oleh sang aktor.

""Aa’ lo telepon gue deh. Omongan lo ngaco tuh. Lo mau gue bocorin semua nih DM lo ke gue? Jangan begitu,"", imbuhnya dengan nada tegas namun tetap menjaga profesionalisme.

Melaney menjelaskan bahwa sebenarnya dirinya justru menjadi tempat Sahrul meluapkan kekesalannya lima tahun lalu, setelah mendapat materi roasting dari Kiky Saputri. Ia menekankan bahwa komunikasi tersebut terjadi secara pribadi dan tidak pernah disebarkan ke publik.

Menurut Melaney, Sahrul mengirimkan pesan langsung melalui Instagram atau DM. Dalam pesan itu, aktor yang dikenal lewat sinetron Pernikahan Dini tersebut menyampaikan rasa kesal dan tidak nyaman karena dijadikan bahan candaan.

Alih-alih mempublikasikan isi percakapan, Melaney mengaku berusaha menenangkan Sahrul. Ia juga mencoba menjelaskan bahwa Kiky kemungkinan besar tidak memiliki niat untuk menyakiti perasaan sang aktor.

""Gue enggak pernah ngebocorin, lo yang curhat sama gue. Lo DM gue dan bilang kesal sama Kiky Saputri (karena diroasting). Gue jawab, ‘Kiky pasti tidak bermaksud. Ayo kita obrolin baik-baik.’ Kemudian Kiky minta maaf dan hubungan kalian baik-baik lagi kan,"", ujar Melaney sambil menekankan bahwa perannya justru bertujuan untuk meredakan ketegangan, bukan memperkeruh situasi.

Melaney menilai bahwa tindakannya justru membantu memperbaiki hubungan antara Sahrul dan Kiky, bukan sebaliknya seperti yang digambarkan dalam program televisi tersebut.

Setelah Melaney menyampaikan kekesalannya secara terbuka, Sahrul Gunawan akhirnya merespons dengan klarifikasi dan permintaan maaf secara langsung kepada sang presenter.

Sahrul mengakui bahwa pernyataannya dalam acara talkshow sebelumnya kurang tepat. Ia menyatakan bahwa narasi yang menyebut Melaney sebagai pelaku bocoran curhatan tidak sesuai dengan kenyataan.

""Narasi bahwa Melaney Ricardo membocorkan obrolan saya kepada Kiky memang kurang tepat. Justru Melaney yang menjadi jembatan silaturahmi saya dengan Kiky sehingga hubungan kami lebih baik dari sebelumnya,"", ujarnya dengan nada menyesal dan berusaha memperbaiki kesalahpahaman yang terjadi.

Awal mula konflik ini bermula ketika Sahrul Gunawan menjadi bintang tamu dalam program Pagi Pagi Ambyar pada 22 Oktober 2026. Dalam kesempatan itu, ia secara terbuka mengungkapkan ketidaknyamanannya setelah dua kali menjadi sasaran roasting Kiky Saputri.

""Setelah 2 kali diroasting, akhirnya gue memutuskan untuk tak mau lagi. Keputusan itu, gue sampaikan ke Melaney Ricardo. Gue bilang, 'Enggak mau lagi ah diroasting begitu lagi'. Nah, gue enggak menyangka kalau kata-kata gue itu disampaikan Melaney ke Kiky,"", tuturnya dengan ekspresi yang menunjukkan rasa tidak nyaman yang mendalam.

Sahrul menjelaskan bahwa masalahnya bukan hanya soal candaan ringan. Ia merasa materi roasting tersebut telah menyentuh imej dan martabatnya sebagai figur publik.

Salah satu poin yang paling membuatnya keberatan adalah candaan yang menyebut dirinya sebagai artis yang sudah tidak laku setelah membintangi sinetron Jin dan Jun.

""Kegiatan gue itu tidak hanya di depan kamera. Ada prioritas lain yang gue lakukan tanpa direkam kamera. Dia bilang saya ‘tidak laku lagi’ setelah membintangi Jin dan Jun. Saya rasa, yang begini tidak pantas lah dijadikan bahan candaan,"", ungkap sang aktor dengan nada tertekan, menunjukkan betapa dalam dampak emosional dari pernyataan tersebut.

duta pembocor rahasia