Masa aksi melibatkan mahasiswa, aktivis serta warga, bertemu konflik langsung dengan polisi. Konfrontasi ini terjadi saat para mahasiswa berhasil melewati barikade polisi yang disiapkan di Menara UOB pada Rabu (28/10).

Berdasarkan video viral, beberapa mahasiswa dilihat berlari mendekati Bundaran HI untuk mencoba memecah barikade. Namun, aparat kepolisian juga menghentikan langkah mereka dan menangkap sejumlah orang.

"Amankan...amankan...amankan," teriak seorang petugas kepolisian.

Mahasiswa yang ditangkap itu berusaha untuk memberikan perlawanan. Tetapi, mereka akhirnya digiring ke pos untuk diamankan.

"Media lihat media. Tolong...tolong," teriak mahasiswa itu.

Pada video lainnya, terduga mahasiswa yang diamankan terlihat tidak terima dengan perilakupara petugaskapolisi. Ia menyorotiaksi sejumlah mahasiswaseharupadigelaerdibundaraHI,tetujurusufanditahana.

"Aksi kami di Bundaran HI. Bawa saja, kan saya bilang bawa saja dari tadi," ujar mahasiswa yang mengenakan topi.

Dari video lainnya, seorang mahasiswa yang mengenakan helm sepeda terlihat adu cek-cok dengan seorang polisi berbaju hitam dengan logo Polda Metro Jaya. Dalam debat itu, mahasiswa mendesak agar kepolisian membebaskan seorang mahasiswa yang ditahan.

“Kita wajar, Pak, teriak! Karena menyuarakan. Kalau kita ngomong baik-baik, diam-diam, gimana mau kedengaran? Konyol, konyol. Permainan Anda itu kayak permainan membodoh-bodohi. Saya mahasiswa, Pak! Pak, gini Pak. Teman saya hilang nih salah satu, karena Bapak ambil. Cuma saya butuh adik saya itu datang lagi ke sini,” tegas mahasiswa.

Sampai Saat Ini Belum Ada Pernyataan Resmi Dari Polisi Mengenai Penangkapan Mahasiswa