Sekelompok mahasiswa dan aktivis berhasil menerobos masuk Bundaran Hotel Indonesia (HI), Rabu (28/10).

Kelompok tersebut membentangkan sejumlah poster yang menyuarakan keresahan terhadap Pemerintah, di tengah pantauan intensif dari petugas keamanan.

Masa Penembusan

  • Berdasarkan informasi, kelompok mahasiswa dan aktivis sukses menembus area Bundaran HI dengan menggunakan puluhan angkutan umum melalui Jalan Imam Bonjol.

Massa yang didominasi oleh orang-orang mengenakan pakaian berwarna hitam ini langsung memfokuskan diri untuk menyuarakan lima tuntutannya utama.

Kehadiran Mahasiswa dan Aktivis

Pertemuan tersebut diliputi kehangatan oleh sambutan meriah dari ratusan relawan, logistik, serta tim medis yang telah siaga sejak dini di area Bundaran HI.

"Kami mahasiswa Indonesia bersumpah. Berbahasa satu, bahasa tanpa kebohogan, bahasa tanpa kemunafikan. Hidup mahasiswa. Hidup rakyat Indonesia. Hidup perempuan-perempuan yang melawan," ujar seorang narator pria.

Masyarakat Berbagai Lapisan Terlibat

Berkumpulnya kelompok mahasiswa, aktivis serta warga tampak mencerminkan kekecewaan mereka terhadap tindakan pemerintah.

"Mahasiswa UI dan UHAMKA gagal melampaui barikade polisi yang disiapkan di sekitar Menara UOB,"

Dengan demikian, massa diputuskan ditahan dan dilarang untuk memasuki area dekat Bundaran HI.

Aksi Hari Ini Menerbitkan Lima Tuntutan Utama.

  1. Penanganan Bencana Ekologis

Mendorong Penetapan Status Bencana Nasional

"Massa aksi mendesak penetapan status bencana nasional untuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir di sejumlah daerah."

mengadili korporasi yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan, serta menuntaskan integrasi tata Kelola lahan.

  1. Evaluasi Anggaran Negara (APBN)

Mengajukan peninjauan ulang alokasi anggaran APBN demi mengakhiri praktik pemerasan yang hanya bertujuan mendukung agenda partai melalui inisiatif-ininisiatif "populer" seperti Makan BergiziGratis (MBG) atau Koperasi Desa/Kelurahan MerahPutih, dikenal sebagai Kopdes.

  1. Penekanan pada Pengurangan Beban Biaya pendidikan
"Mendorong penurunan biaya pendidikan tinggi serta menyediakan akses terhadap layanan dasar dengan adil untuk semua rakyat."

改革法律和打击腐败

  1. 改革法律和打击贪污受贿

Hentikan Penyalahgunaan Kekuasaan dengan Menegakkan Hukum

Melalui upaya pengusulan tata kelola yang baik untuk mencegah terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme.
  1. Pelaksanaan Perlindungan Hak Asasi Manusia dan Penguatan Demokrasi

Menuntut perlindungan hak asasi manusia, penghentian militerisasi di ruang sipil, pengusutan kasus pelanggaran HAM, serta pengembalian kebebasan bersuara dan berpendapat.