Pasangan Cassandra Lee dan Ryuken Lie mengungkapkan salah satu fakta tentang hubungan mereka yang sebelumnya tidak diketahui publik. Mereka mengaku terlibat dalam cinta lokasi saat syuting film *Orang Sebelah*. Pertemuan sebagai rekan kerja justru menjadi awal dari perjalanan asmara hingga akhirnya membangun rumah tangga bersama.
Cassandra Lee menyebut bahwa film *Orang Sebalah* memiliki tempat khusus dalam proses perkembangan hubungan dengan Ryuken. Film tersebut bukan hanya sekadar proyek kerja, tetapi juga momen penting di mana ikatan emosional mereka mulai tumbuh.
"“Ini proyek film pertama kami main berdua. Kaminkenal dari film ini," ujar Cassandra Lee di Cikini, Jakarta Pusat pada Jumat (30/10/2026). Selama masa syuting, komunikasi antara Cassandra dan Ryuken terbatas hanya pada urusan pekerjaan. Ia mengakui tidak pernah menyimpan rasa tertarik secara personal saat itu.
Saat produksi film berlangsung, Cassandra merasa bahwa hubungan dengan Ryuken masih bersifat profesional. Namun seiring waktu, kepercayaan dan kenyamanan dalam bekerja membuat kedekatan mereka semakin mendalam.
Keduanya mengaku tidak sabar menyaksikan hasil akhir produksi yang sudah lama dinantikan. Cassandra juga merasa lega karena akhirnya bisa melihat film yang memiliki perjalanan panjang dalam kehidupan pribadinya.
"Excited, lega juga ya. Kita bisa melihat hasilnya setelah penantian dari kita baru pacaran sampai kita udah nikah hampir dua tahun sekarang. Dan ya, excited banget sih mau lihat hasilnya gitu setelah penantian panjang," ujarnya.
Bagi Cassandra, ada perasaan berbeda ketika kembali melihat proyek yang pernah dikerjakan bersama Ryuken. Pasalnya, selama menunggu film tersebut selesai dan siap ditayangkan, banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan mereka.
Hubungan yang awalnya hanya sebatas rekan kerja kini telah berkembang menjadi pasangan suami istri. Karena itu, penayangan Orang Sebelah menjadi momen yang cukup berkesan bagi keduanya.
Ryuken Lie Hadapi Tantangan Memerankan Bagas
Selain membagikan cerita mengenai awal hubungan asmara mereka, Cassandra dan Ryuken juga mengungkapkan pengalaman selama menjalani proses produksi film Orang Sebelah. Meski sudah pernah bekerja bersama dalam proyek film sebelumnya, keduanya tetap menghadapi tantangan dalam membangun karakter masing-masing.
Ryuken Lie mengambil peran sebagai Bagas dalam film ini. Karakter tersebut memiliki kepribadian yang berbeda dari tokoh-tokoh sebelumnya yang dimainkannya di beberapa film.
Bagas digambarkan sebagai mahasiswa sekaligus YouTuber dengan rasa ingin tahu tinggi dan pembawaan lebih segar dibandingkan karakter-karakter lain yang ia mainkan sebelumnya.
Perubahan itu memaksa Ryuken untuk merancang pendekatan akting baru agar sesuai dengan sifat unik Bagas, termasuk pemahaman mendalam tentang latar belakang tokoh demi menghadirkan performansi yang meyakinkan.
"Yang pertama itu beda banget sama yang kedua ini karena secara karakter udah beda, terus background karakternya juga beda. Yang di sini mahasiswa dan YouTuber dan pembawaannya harus fresh, terus rasa ingin tahunya lebih tinggi. Kalau yang sebelumnya tuh karakternya kayak bodo amat gitu,"
Menurut Ryuken, pergeseran keperibadian ini menjadi tantangan menarik selama proses produksi. Ia harus menyesuaikan gestur tubuh, cara berinteraksi hingga pola perilaku secara keseluruhan agar cocok dengan kepribadian Bagas sebagai mahasiswa dan YouTuber.
Perbedaan konteks latar belakang karakter juga dianggap penting untuk dipertimbangkan. Dinamika khas seorang mahasiswa aktif bersama pengalaman unik dari dunia content creator membutuhkan interpretasi akting yang tepat melalui ekspresi dan dialog.
Sementara itu, Cassandra Lee menghadapi tantangan tersendiri dalam memerankan karakter Eveline di film tersebut. Ia harus menjaga suasana dan emosi selama proses syuting agar konflik yang dialami oleh karakternya dapat disampaikan secara efektif kepada penonton.
Dalam cerita *Orang Sebelah*, Eveline menjadi salah satu tokoh utama dengan masalah keluarga kompleks. Konflik ini menuntut Cassandra untuk mampu menciptakan suasana emosional sesuai perkembangan alur cerita, terutama saat menggambarkan dinamika hubungan antar-karakter.
Peran Eveline dalam keluarganya juga cukup signifikan, sehingga Cassandra harus memahami posisi dan tanggung jawab karakter yang diperankannya. Hal ini khususnya penting ketika adegan berlangsung di lingkungan rumah, tempat kehidupan sehari-hari Eveline digambarkan secara detail.
'"Aku di sini tantangannya lebih ke gimana caranya untuk aku terus bisa membawa suasana dan mood-nya ketika syuting. Karena ya maksudnya kan konfliknya di aku, dari keluarga aku gitu. Dan maksudnya aku yang minta tolong sama grup YouTube ini juga, apa yang merepotkan mereka gitu," kata Cassandra.'
Cassandra menjelaskan bahwa salah satu bagian paling menantang adalah mencerminkan kehidupan Eveline di rumah. Karakter tersebut dikisahkan sebagai anak pertama dengan beban besar terhadap keluarganya, termasuk menjadi tulang punggung bagi orang tua serta adik-adiknya.
Eveline juga diceritakan sebagai satu-satunya perempuan dewasa yang masih tinggal bersama keluarga. Kondisi ini memberikan tekanan emosional tersendiri dalam membangun karakter, sekaligus mengharuskannya berperilaku kuat dan bertindak tegas saat mengambil keputusan penting.
Situasi tersebut memaksa Cassandra untuk menggambarkan sosok perempuan yang kuat sekaligus membawa beban emosional dalam menghadapi konflik keluarga. Ia berusaha menjaga konsistensi suasana dan ekspresi karakter agar penonton dapat merasakan kesulitan yang dialami Eveline.
"Dan pas Eveline di rumahnya pun juga banyak tantangannya karena aku yang tetap harus membawa suasana dan mood-nya sebagai kayak anak pertama dan juga ya ibaratnya kayak satu-satunya perempuan dewasa yang tertinggal di rumah itu gitu. Atau satu-satunya orang dewasa bahkan bisa dibilang kalau kalian nanti udah nonton pasti akan lebih paham," sambungnya.
Film Orang Sebelah diproduksi oleh Avantgarde Production. Proyek ini merupakan kolaborasi antara pihak produksi dengan tim kreatif lainnya untuk menciptakan cerita yang mendalam dan relevan dengan konteks sosial saat ini.
Penayangan film tersebut dijadwalkan dilakukan secara resmi pada 26 November 2026, bertepatan dengan momentum penting dalam industri perfilman Indonesia.
Tadinya biasa-biasa aja. Setelah selesai syuting justru semakin dekat. Ya, kami pacaran gara-gara film ini,